Pages Navigation Menu

jual tanah, jual rumah, jual lahan, jual murah, jual apartemen, jual apartemen murah

Sesaat Bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Habib Achmad Riza Alhabsyi

Sesaat Bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Habib Achmad Riza Alhabsyi

 

Gaya bicara yang ceplas-ceplos, santun, ramah, taat beribadah dan gaul menjadi ciri Achmad Riza Alhabsyi. Kedekatannya dengan masyarakat selama ia menjadi Anggota DPRD Jawa Barat, serta anggapan sebagai bapak kader PDIPerjuangan Kota Depok, membuatnya kembali diminta untuk menjadi calon legislatif. Politisi yang merelakan rumahnya dijadikan posko kader banteng sekaligus sekretariat Warkop di Jalan Tebu Nomor 180, Kelurahan Beji, Depok itu akhirnya memutuskan harus menjawab dukungan yang telah dipercayakan kepadanya.

calon-legislatif-depok-bekasi-achmad-riza-forum-jpg

Berikut hasil wawancara Wartawan Radar Depok, Muhammad Agung HR, bersama Achmad Riza Alhabsyi, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Fraksi PDIPerjuangan DPRD Jawa Barat, Anggota Komisi A (Bidang Pemerintahan) dan Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Jabar.

Apa yang membuat Anda mencalonkan lagi menjadi Caleg DPRD Jabar?

Saya maju kembali karena permintaan konstituen PDIPerjuangan Kota Depok. Para sahabat-sahabat mendesak saya yang sejak kecil dibesarkan di Depok untuk kembali maju mewakili Daerah Pemilihan Kota Depok dan Bekasi. Saya pribadi, merasa ini sebagai suatu amanat dan harus disikapi dengan jawaban, kembali maju sebagai caleg DPRD Jawa Barat di Pemilu Legislatif (Pileg) dengan nomor urut 4.

 

calon-terbaik--caleg-dprd-provinsi-jabar-depok-bekasi-jpg

Pertimbangan lain, masalah kemiskinan, kesehatan, serta pendidikan masih jadi masalah sosial utama di Kota Depok. Pokok persoalannya, lantaran Anggaran Pendapatan Belanja Daderah (APBD) kurang berpihak kepada masyarakat bawah. Nah, jika APBD dikelola dengan baik maka masyarakat akan mendapatkan hak – haknya dengan lebih baik pula. Seperti pendidikan yang murah dan berkualitas serta pelayanan kesehatan yang memadai.

Bagaimana caranya memberdayakan masyarakat miskin?

Selain APBD, banyak perusahaan – perusahaan yang dapat dilibatkan untuk pendidikan dan kesehatan. Alternatifnya, dengan memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) atau biaya pelayanan sosial bagi masyarakat sekitarnya. Selanjutnya, perlu dilakukan revitalisasi puskesmas dan posyandu untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat.

Terkait masalah kesejahteraan atau kemiskinan di kota Depok, perlu ada pendekatan secara kultural dan juga struktural.

Pendekatan kultural dilakukan dengan merubah persepsi atau pandangan masyarakat untuk meningkatkan harkat, martabat, dan kualitas kehidupannya. Sedagkan secara struktural, tidak boleh ada kebijakan yang yang memiskinkan masyarakat seperti peraturan yang memberatkan dan birokrasi yang berbelit.

Solusi untuk mengatasi persoalan yang ada adalah dengan kebersamaan.

Harus ada good will dari semua pihak mulai dari pemerintah, DPRD, dan masyarakat sendiri. Kita datangi mereka, kita dengarkan keluhannya dan jangan minta dilayani. Karena, sebenarnya pemerintah adalah pelayan mereka.

Pemerintah tidak boleh memikirkan kepentingannya sendiri, memperkaya diri sendiri, tetapi harus turun kebawah bertemu masyarakat dan memperjuangkan keinginan mereka. Memang tidak mudah karena meningkatkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan interaksi dan perlu waktu.

Menurut Anda, bagaimana idealnya wakil rakyat yang baik itu?

Wakil rakyat itu idealnya mau mendengar suara rakyat. Rumahnya selalu terbuka untuk rakyat. Dan, tidak pernah membangun jarak deengan rakyat. Yang terpenting, wakil rakyat harus selalu gigih memperjuangkan hak – hak masyarakat. Intinya, wakil rakyat itu harus selalu menyatu dalam derita, berjuang, menangis dan tertawa bersama rakyat.

Andai saya tidak terpilih, saya tiak akan pernah berhenti melakukan kerja politik dean social sebagai kader PDIPerjuangan. Bagi saya, berbuat baik dan berkontribusi dalam membangun daerah dan masyarakatnya tidak harus menjadi wakil rakyat atau anggota dewan. Kita dapat berbuat baik kapan saja dan dimana saja meskipun tanpa jabatan.

Terkait Pemilu bulan April 2014 mendatang, saya berharap masyarakat bias menggunakan haknya untuk memilih wakil yang dipercaya. Jangan pernah golput. Karena, untuk menjemput perubahan itu harus melibatkan campur tangan masyarakat. Siapapun yang menang nanti, harus memperhatikan dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Rakyat harus ditempatkan diatas kepentingan pribadi dan kelompok, mengabaikan rakyat berarti melukai hati dan mengkhianati rakyat. Partisipasi rakyat dalam Pemilu mendatang harus dihargai dengan memperjuangkan kesejahteraan mereka.

Apa pendapat Anda dengan Kota Depok? 

Kota Depok sebagai kota yang memiliki potensi besar untuk maju dan menjadi kota yang modern. Depok tidak memiliki sumber alam yang memadai untuk dikelola. Namun, dapat dikembangkan menjadi kota jasa, seperti kota maju pada umumnya. Kuncinya adalah meningkatkan kualitas SDMdan pembangunan sarana serta prasarana yang mendukung, seperti sarana pendidikan, jalan, telekomunikasi, dan lainnya. Program pemerintah yang harus dibuat adalah bagaimana meningkatkan kualitas SDM.

Masyarakat Depok adalah masyarakat yang kritis dan mudah mengikuti perkembangan yang ada. Yang dibutuhkan Kota Depok saat ini yakni figur pemimpin yang mampu memberikan contoh yang baik. Dengan demikian masyarakat dapat lebih tertib dan disiplin jika pemimpinnya mampu bersikap demikian. Bagaimana mereka akan tertib dan taat peraturan jika pejabatnya saja suka melanggar.

 

calon-caleg-dprd-provinsi-jabar-depok-bekasi-terbaik-muda-jpg

 

Demokrasi di Indonesia mulai tumbuh di masa reformasi, pendapat Anda?

Reformasi harus terus disempurnakan. Salah satunya melalui deemokrasi. Indonesia adalah negara yang demokrasinya didasari atas nilai-nilai Pancasila, dengan menjamin mayoritas dan melindungi minoritas. Hakekat demokrasi adalah keterwakilan, dimana rakyat mempercayakan pada wakilnya yang ada di lembaga legislative, DPR atau DPRD.

Dua hal penting dalam demokrasi yaitu kompetisi elit politik untuk mendapatkan dukungan politik rakyat dan partisipasi rakyat dalam memberikan dukungan kepada para elit politik tersebut. Yang terpenting dalam demokrasi adalah pembangunan paradigma atau nilai-nilai dan pembangunan institusi demokrasi.

Nilai-nilai demokrasi yang dimaksud adalah toleransi, dialog, menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan, dan sebagainya. Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan dimana keputusan-keputusan pemerintah mengacu pada kesepakatan mayoritas warga negara. Prinsip demokrasi adalah kedaulatan rakyat, jaminan atas hak minoritas, pembatasan kekuasaan pemerintah, pluralisme dan nilai-nilai toleransi.

Era reformasi, membuat pergeseran kekuasaan dari eksekutif ke legislati. Reformasi memunculkan banyak partai politik yang dibentuk karena ketidakpuasan masyarakat terhadap partai politik yang ada. Reformasi juga menghapus peran politik praktis militer atau militer tidak lagi berpolitik praktis.

Salah satu kekurangan demokrasi pada era reformasi ini yakni campur tangan asing menguat. Serta, memunculkan watak politik elitis, pragmatis dan transaksional. Dan, menguatnya model politik pencitraan atau political branding. Di Era Reformasi, Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki visi, cerdas, berdedikasi, serta memiliki integritas tinggi untuk membawa Indonesia lebih maju ke depan.

 

calon-dprd-depok-bekasi-provinsi-jabar-jpg

 

Lalu, apa yang menjadi tantangan ke depan di Indonesia?

Tantangan di Indonesia adalah kualitas demokrasi masih rendah. Pemilu demokratis untuk melahirkan pejabat politik yang amanah hanya mungkin dicapai dengan kualitas partisipasi politik yang baik. Kualitas pemilu akan menentukan kualitas demokrasi.

Jumlah perempuan yang terdaftar sebagai pemilih relatif sama dengan pemilih laki-laki, tetapi keterwakilannya di lembaga legislatif masih sangat kecil. Hal itu terjadi karena, kemiskinan dan kualitas hidup rendah, yang mengakibatkan tingkat pendidikan, kualitas kesehatan, serta penghasilan rendahkaum perempuan.

Tingkat kekerasan erhadap perempuan cukup tinggi. demikian membuat partisipasi erempuan proses politik juga rendah. Tantangan meningkatkan partisipasi politik perempuan adalah dengan cara meningkatkan pendidikan kaum wanita dan menyadarkan pentingnya perempuan ikut aktif dalam proses politik. Pemilu yang melahirkan keterwakilan politik perempuan yang proporsionalhanya mungkin dicapai dengan kualitas partisipasi politik perempuan.

Tantangan lain demokrasi di Indonesia, adalah maraknya praktek jual beli suara dalam pemilu, dan rendahnya kualitas SDMdan kualitas anggota parlemen. Saat politik telah menjadi industri, kegiatan politik dijadikan sebagai komoditas untuk menghasilkan materi. Berpolitik tidak lagi dianggap sebuah bentuk pengabdian, karena untuk berpolitik memerlukan modal.

Semoga kesadaran politik masyarakat dan tanggungjawab terhadap kemajuan dan pembangunan bangsa akan meningkat. Golput atau tidak memilih bukanlah pilihan yang bijak, gunakan hak pilih dan pilihlah wakil rakyat yang berkualitas dalam pemilu April 2014  mendatang, dan jangan terjebak pada politik uang.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *